PKBM Al-Masthuriyah Desa Basoka Laksanakan TKA Paket B Setara SMP
![]() |
| Kegiatan TKA Paket B setara SMP Pkbm Al-Masthuriyah |
Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Masthuriyah Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket B setara SMP gelombang khusus pada Sabtu–Minggu, 11–12 April 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta didik ini merupakan bagian dari program Pendidikan Kesetaraan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. TKA gelombang khusus tersebut menjadi tahapan penting bagi warga belajar Paket B untuk mengukur capaian kompetensi akademik setara jenjang SMP.
Pelaksanaan TKA dimulai pada sesi satu pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB. Para peserta terlihat antusias mengikuti ujian yang digelar di PKBM Al-Masthuriyah. Ketua PKBM Al-Masthuriyah menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan tertib dan lancar dengan pengawasan langsung dari pihak penyelenggara dan tutor pendamping.
“Kami bersyukur TKA gelombang khusus ini dapat terlaksana sesuai jadwal. Ini menjadi bukti komitmen PKBM Al-Masthuriyah bersama Dinas Pendidikan Sumenep untuk memastikan warga belajar tetap mendapat hak pendidikan yang berkualitas,”Mahfud Reyadi ujarnya.
Program Paket B setara SMP di PKBM Al-Masthuriyah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Desa Basoka dan sekitarnya yang sebelumnya belum sempat menuntaskan pendidikan formal di tingkat SMP. Melalui TKA ini, peserta yang lulus nantinya berhak memperoleh ijazah kesetaraan yang diakui negara dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK maupun keperluan dunia kerja.
Eva Yuliana Salah satu peserta TKA mengaku termotivasi mengikuti ujian agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Alhamdulillah ada program Paket B di desa kami. Saya bisa belajar sambil bekerja. Semoga hasil TKA ini baik dan bisa lanjut ke Paket C,” tuturnya.
Pelaksanaan TKA Paket B gelombang khusus ini merupakan agenda resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep tahun 2026. Dengan adanya gelombang khusus, warga belajar yang terkendala pada jadwal reguler tetap mendapat kesempatan mengikuti evaluasi akademik.
PKBM Al-Masthuriyah berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga angka partisipasi pendidikan di Kecamatan Rubaru, khususnya Desa Basoka, semakin meningkat.














